Merintis Bisnis Oriflame Demi Masa Depan Keluarga

aliyah-8-tahun

Aliyah sudah ulang tahun yang ke-8. Berarti 2 bulan lagi saya berulang tahun yang ke-8 sebagai pemilik bisnis Oriflame. Gampang sekali untuk saya mengingatnya. Karena ketika Aliyah berumur 2 bulan saya memutuskan hadir di sebuah acara big OOM (Oriflame Opportunity Meeting) untuk mencari tahu lebih dalam potensi bisnis ini. Sebelum datang ke acara, saya sudah melakukan riset kecil-kecilan. Mencari tahu cerita sukses, cara kerja, jenjang karir, potensi penghasilan dan masa depan mereka2 yang sudah sukses duluan. Saya tidak mencari tahu cerita gagal. Buat apa? Toh di semua bidang bisnis ada yang akan berhasil dan yang gagal. Ketekunan, kesabaran, kekuatan untuk … Continued

Cerita Inspiratif dari Diamond Oriflame Indonesia Yang Pertama

future

Tulisan ini saya ambil dari timeline Metrisca dan Nina Herlina. Mereka dapat kesempatan bertemu dan mendengarkan sharing langsung dari Ibu Nani yang ternyata bergabung di Oriflame sejak tahun 1988. Kurang lebih 2 tahun setelah Oriflame Indonesia berdiri di tahun 1986. Saya menemukan banyak sekali poin-poin pentingnya, karena itulah saya simpan dalam bentuk tulisan di blog ini. Hingga hari ini Ibu Nani telah mengerjakan bisnis Oriflame selama 28 tahun. Wow, saya seperti berkaca, melihat potret diri saya dalam 20 tahun ke depan jika saya konsisten terus bekerja dan menjaga semangat mengerjakan Oriflame maka saya akan menua seperti beliau insya Allah. Sehat, … Continued

Jurnal Syukurku

screen-shot-2016-11-28-at-9-33-03-am

Halo, selamat pagi   Hari ini senin pagi dan hujan mengguyur kota Jakarta. Semangat untuk bekerja di sisa 3 hari menjelang akhir bulan November tetap membara. Membantu teman-teman yang mau mengejar titel/level barunya. Berjuang untuk hasil yang lebih baik dibandingkan bulan lalu.   Kemarin, kami sangat menikmati waktu bersama keluarga. Ya, sebenernya setiap hari memang menikmati kebersamaan dan waktu yang berlimpah. Alhamdulillah.   Dimulai dari pagi hari yang santai, berdua suami menikmati kegiatan “Me Time” nya masing-masing. Hanya kegiatan sederhana untuk mengisi diri, memenuhi hasrat diri sendiri sebelum sibuk menghabiskan waktu seharian untuk saling berbagi dengan yang lainnya. Saya mengisinya … Continued

Habis Waktu Berputar-Putar Jika Sekedar Bekerja Tanpa Tujuan

miliki tujuan jangka panjang untuk membantu anda bekerja fokus setiap hari

Dalam usia produktif kesibukan begitu terasa. Setiap hari berlalu dengan cepat. Sibuk dari pagi sampai pagi lagi. Berderet daftar kegiatan yang harus dikerjakan seiring dengan kewajiban yang harus dipenuhi. Sempatkah menetapkan tujuan dalam hidup? Perlukah membayangkan keadaan kehidupan diri ini di lima bahkan sepuluh tahun mendatang? Bukankah lebih mudah jika kita hanya menjalani kehidupan sehari demi sehari. Hari ini lewat, besok disambung lagi. Hingga sampai akhirnya kembali kepada sang pencipta. Apa bedanya antara orang yang menetapkan tujuan jangka panjang dengan yang tidak? Apakah begitu pentingnya punya tujuan? Sampai kapan harus memiliki tujuan dan kenapa harus punya? Dalam pengamatan saya terhadap orang-orang … Continued

Sikap Mencela Diri yang Tanpa Sadar Menjadi Kebiasaan

suara-suara dalam diri ibarat gembok yang mengunci semua potensi dalam diri seseorang.

Tanpa disadari, kecenderungan mengerdilkan kemampuan diri sendiri kerap kali terdengar melalui suara dalam diri. Apalagi jika selama ini anda berada dalam lingkungan yang jarang memberikan pujian maupun kepercayaan atas kemampuan diri. Suara-suara yang menghambat dan melumpuhkan kemampuan itu tidak akan terlihat secara kasat mata sebelum orang tersebut terlibat dalam pembicaraan. Setelah berbicara akan dimengerti seperti apa besar kecilnya cara mereka melihat diri mereka sendiri. Karena kehidupan yang terlihat nyata di permukaan adalah efek dari besar kecilnya cara berpikir.     Mereka yang berpikir : Takut menjadi orang kaya karena akan menjadi orang yang kikir, pelit dan sombong akan sulit menjadi … Continued

Bisnis Sambilan Sebagai Langkah Awal Membentuk Mental Pebisnis

Peluang Usaha Modal Kecil Oriflame

Dulu ketika jadi karyawan saya agak gengsi untuk belajar bisnis ritel. Maksudnya bawa barang ke kantor dan jualan. Gak pernah terpikir sama sekali untuk mencoba, bahkan perasaan sudah ngeri duluan dan mulut bakalan kaku untuk menawarkan barang dagangan. Apalagi latar belakang dan profesi saya memang cenderung menjadikan seseorang menjadi lebih diam dan banyak berbicara hanya dengan komputer. Maklum saja profesi saya adalah IT Officer di sebuah bank asing. Itulah yang membuat saya takut kalau beralih profesi menjadi marketer yang harus pandai bicara, persuasi dan meyakinkan orang lain agar membeli produk yang saya tawarkan.     Tapi keadaan bisa berubah. Yang … Continued