Do you get homework when homeschooled?

Dalam perjalanan homeschooling keluarga kami, kami mengambil pendekatan yang mungkin bisa dimasukkan dalam kategori metode unschooling. Perjalanan ini sekarang memasuki tahun yang ke-3. Kami memilih dengan sadar materi belajar atau keinginan mendalami bidang yang memang benar-benar menarik hati saja ditambah dengan skill dasar yang memang harus dikuasai dalam menjalani kehidupan.

 

Hari sabtu akhir pekan lalu, sulung kebanggaanku, Adiva memutuskan presentasi di kelas public speaking yang diikutinya. Jujur saja aku memang menunggu momen ini dan berharap inisiatif maju presentasi hadir dari dalam diri anak-anakku tanpa di minta.

 

Screen Shot 2018-10-08 at 9.29.53 AM

Seperti ketika aliyah bercerita tentang zerowaste beberapa minggu lalu. Aku kaget melihat Aliyah berani maju tanpa persiapan dan latihan di rumah.

 

Anak-anakku ini ternyata semakin berlatih mengambil keputusan. Aku bahagia melihat kemajuan mereka. Karena aku percaya semakin banyak memutuskan akan membuat mereka makin terlatih dalam menentukan sikap.

 

Setiap hari, kita harus mengambil sikap, menentukan pilihan. Dengan berlatih keterampilan memilih dan menimbang akibatnya, anak-anak bisa makin cepat dan terampil mengambil keputusan.

 

“Do you get homework when homeschooled?”
“Do you want to go back to school?”
Pertanyaan di atas menjadi hal yang harus dijawab oleh Diva ketika presentasi.

 

Seru sekali melihat Adiva menyampaikan pandangan tentang sekolah dan homeschooling, kagum aku mendengarkan sudut pandangnya. Semangat terus belajar mengemukakan gagasan ya nak. Ibu ikut belajar bersama-sama kalian.

 

Jadi menurut Adiva, menjadi anak sekolah itu berat. Namun ternyata menjadi anak homeschooling yang suka menunda-nunda belajar malahan lebih berat. Hiyaaa, gimana sih maksudnya? Yuk lihat aja di videonya ini yaaa  ;-)

#homeschooling_journey #agorayouthspeakers
#agorayouthleaders #publicspeaking