Jurnal Syukurku

Halo, selamat pagi :-)

 

Hari ini senin pagi dan hujan mengguyur kota Jakarta. Semangat untuk bekerja di sisa 3 hari menjelang akhir bulan November tetap membara. Membantu teman-teman yang mau mengejar titel/level barunya. Berjuang untuk hasil yang lebih baik dibandingkan bulan lalu.

 

Kemarin, kami sangat menikmati waktu bersama keluarga. Ya, sebenernya setiap hari memang menikmati kebersamaan dan waktu yang berlimpah. Alhamdulillah.

 

Dimulai dari pagi hari yang santai, berdua suami menikmati kegiatan “Me Time” nya masing-masing. Hanya kegiatan sederhana untuk mengisi diri, memenuhi hasrat diri sendiri sebelum sibuk menghabiskan waktu seharian untuk saling berbagi dengan yang lainnya. Saya mengisinya dengan sebuah buku dan suami dengan melanjutkan karya seninya. Terkadang sambil mengobrol ngalor-ngidul, ya apa saja yang terlintas di pikiran saja sih, tidak ada tema khusus.

 

Ohiya, mulai hari ini saya akan mulai mencoba menulis jurnal syukur harian. Paling tidak menuliskan 3 hal yang patut disyukuri setiap harinya…baiklah, yuk dimulai sekarang :-)

 

Hari ini saya mau mensyukuri ketiga hal berikut ini:

1. Bahwa saya memiliki ruang untuk mengisi diri sendiri. Mampu memilih apa yang ingin saya lakukan dan memiliki tujuan yang sangat jelas kapan saya mau mengikuti panggilan hati terdalam. Kemerdekaan untuk menjadi diri sendiri sungguh suatu karunia terbesar untuk saya. Ruang untuk menjadi pribadi yang terus bertumbuh meskipun seharian dihabiskan di rumah bersama keluarga tercinta ternyata setiap insan memang memerlukan hal tersebut.

 

2. Bahwa saya berhasil menahan diri untuk tidak ikut-ikutan sharing hal-hal yang tidak bermanfaat atau yang sifatnya provokatif di sosial media.

 

3. Jalur yang saya pilih untuk bisa pensiun dini insya Allah sudah tepat. Saya ingin nanti diusia masuk kepala 4, bekerja keras sudah tidak lagi menjadi rutinitas. Saya ingin menikmati hidup. Beribadah, berbagi, menikmati, berkontribusi, menghabiskan waktu dengan mengerjakan apa yang menjadi passion. Menekuni minat di bidang penulisan dan property akan saya tekuni juga sepenuh waktu dan jiwa. Mendampingi anak-anak bertumbuh di jalur yang mereka minati serta menjadi supporter utama suami yang akan terbang menekuni bidang seninya dia adalah kesempatan terbaik yang saya miliki.

screen-shot-2016-11-28-at-9-28-36-am

 

Tetaplah menjadi diri sendiri. Because each of us is unique and precious.