Merawat Cinta di Rumah

Screen Shot 2017-02-09 at 9.04.23 AM

 

Sekedar memberikan pelukan dan ciuman hangat di pagi hari. Itu menjadi salah satu hal sederhana namun penting. 

 

Sekedar menanyakan hari ini aktifitasnya apa? Itu juga menjadi salah satu hal sederhana namun membuat orang lain yang ditanya menjadi berharga.

 

Sekedar menyediakan waktu untuk mendengarkan, memberikan masukan, mengagumi, mendorong untuk berkarya lebih baik lagi kepada anggota keluarga di rumah. Itu pasti sangat bermakna.

 

Aktifitas sederhana namun efeknya sangat besar. Hal itu akan membuat mereka menjadi lebih bersemangat dalam menghasilkan hal2 baru. Mereka menjadi lebih berani mencoba dan ingin lebih meningkatkan kemauannya. Mereka akan terus termotivasi dan belajar utk keluar dari zona nyamannya. Sehingga akhirnya keberanian untuk melangkah lebih akan menjadi hal yang biasa dan natural melekat dalam setiap pribadi.

 

Keluarga…

Sedikit mereflesikan diri kita.

 

Jika cinta, perhatian, kedamaian, rasa bahagia, kebersamaan dan saling mendukung ada di dalam rumah, maka sudah sewajarnya begitu pula energi yang tampak mencuat keluar.

 

Ketika orang tua mau merendahkan hatinya untuk belajar bertumbuh bersama anak-2, saya merasakan justru orang tualah yang pada akhirnya berubah menjadi pribadi yang baik. Bahwa Orang tua yang sadar dgn memberi contoh mengutamakan keluarga dan membawakan prinsip itu dalam keseharian akan memberi kesan dalam, terekam kuat dalam benak anak2.

 

Bahwa, dimulai dari saat ini, ketika menjadi orang tua, kesempatan untuk memberikan dasar pondasi yg meningkat kualitasnya, akan membuat satu generasi baru yang berbeda. Hasilnya bukan sekarang. Tapi tentu saja akan terasa pada generasi-generasi setelah kita.

 

Bahwa diatas kesibukan orang tua bekerja mencari nafkah, anak-anak dan setiap orang di rumah yang kita sebut sebagai keluarga inti, sangat membutuhkan kehadiran, dukungan, pelukan, perhatian, keyakinan dan kebersamaan.

 

Screen Shot 2017-02-09 at 8.57.48 AM

 

PS: Foto ini saya ambil ketika Adiva yang tidak sabar menunjukkan cover song yg dilakukannya bersama 2 sahabat selama 3 bulan terakhir. Meski ayahnya baru pulang kerja dan capek, 10 menit duduk bersama, fokus mendengar dan memberi masukan kepada anaknya akan berperan penting bagi keberhasilan dan kepercayaan diri sang anak. Terima kasih ayah