Persiapan Tantangan 2018

Akhir tahun ini kami mencoba membuat refleksi 2017 dan rencana 2018. Anak-anak belajar hal yang baru. Ini kali pertama mereka membuatnya. Saya pun juga pertama kali membuat REFLEKSI. Seringnya cuma di bagian RESOLUSI dalam rangka memanfaatkan momen ganti tahun. Setelah dibuat sering kali saya lupa untuk membacanya ulang. Sampai akhir tahun pun tiba, biasanya saat itu saya baru sibuk mencari di buku manakah saya membuat resolusi awal tahun. Setelah ketemu dan membaca semuanya, saya pun hanya bisa menghela nafas, ah hanya sekitar 10-20% saja yang berhasil saya kerjakan sesuai rencana awal tahun. Banyak sekali yang meleset dan tergantikan dengan tujuan-tujuan baru yang tiba2 muncul di pertengahan tahun.

 

Dengan membuat refleksi kali ini saya belajar tentang satu hal penting yakni bertanya kepada diri sendiri, “kenapa gol yang kamu sudah tentukan itu tidak terlaksana?” Saya harus mampu menemukan jawabannya, kemudian mengambil hikmah dan mencatatnya. Dari refleksi sebenarnya saya pun akhirnya sadar ternyata daftar gol yang saya buat di awal tahun 2017 terlalu panjang dan mempesona sekali (kalau tercapai semuanya), itu juga yang membuat saya mulai meminimalkan daftar gol untuk tahun depan ^_^

 

Kemudian dari membaca hasil refleksi yang dibuat anak-anakku, salah satu poin penting yang saya dapatkan adalah tentang kebersamaan, keterbukaan dan rasa lebih dekat. Suara-suara dari dalam diri mereka keluar secara natural tanpa merasa tertekan oleh ibunya :D :D :D, alhamdulillah, suatu buah yang sangat saya syukuri dan maknai setiap pribadi memiliki warnanya sendiri.

 

Proses pembuatan resolusi (rancangan kegiatan) 2018 masih berlangsung. Masing-2 kami sibuk di notebooknya sendiri2. Personal. Hanya dengan pertanyaaan2, percakapan2 ke dalam diri, sesekali tentu saja brainstorming di antara kami pun terjadi. Mau gimana nih tahun depaaan ? :D:D:D

 

Adiva mau ngapain? Les untuk persiapan kuliah? manggung di mana? bikin buku art lagi kah? atau magang di mana kek?
Aliyah mau les apa? belajar apa? mau belajar matematika sama ibu atau les di luar aja (ibu mulai senewen inii anaknya males belajar mat)
Ayah dan ibu mau liburan ke mana? hehehehe

Screen Shot 2017-12-06 at 7.23.15 AM

2018 adalah tahun ke-2 kami menjalani homeschooling. Keputusan yang sangat menantang namun kami sangat menikmati kejutan-2 dalam perjalanan sejak tengah tahun 2016 lalu hingga sekarang. Kami bersama-sama berusaha menyesuaikan dan menumbuhkan satu sama lain. Kegembiraan membuncah membuat hati kami sangat bersyukur. Kami baik-baik saja sampai hari ini ^_^dan kami berusaha untuk terus menjadi semakin baik dalam proses hingga anak-anak ini nanti dewasa, mandiri dan bertanggung jawab penuh atas kehidupannya. Iya, kami baik-baik saja, seperti yang saya catat di blog saya ini –>

http://doris-nasution.net/semakin-dekat-sejak-homeschooling/