Tunggu Sampai Haus

Aliyah dulu pernah les piano di Pur****, namun hanya bertahan bbrp bulan saja. Setelah itu dia minta pindah les gitar atau vokal, dia merasa belajar piano sangat susah dan membosankan 

Ibu turuti kemauan Aliyah. Di awal HS, kami sepakat boleh menjajal banyak aktifitas. Anak2 stiap 4 bulan sekali diijinkan ganti2 les, dalam rangka mencari kegiatan yang paling diminati.

Seingat ibu, Aliyah pernah belajar balet, piano, vokal, gambar, dan saat ini masih menekuni teater, public speaking. Ketika Les gambar, walau hanya 1 tahun aja, aliyah jarang membolos. Dia sangat komit. Setelah setahun, dia minta berhenti dan milih belajar sendiri aja. Sejak berhenti les, setiap hari aliyah berusaha mencari inspirasi dari mana saja yang bisa menggerakan dirinya membuat sesuatu. Menggambar menjadi salah satu aktifitas wajib harian untuk Aliyah.

Skrg ibu pengen cerita tentang 3 hari berturut-turut ini, sepulang dari berkegiatan bareng teman2 HS di klub Oase, aliyah tiba-tiba aja latihan piano sendiri. Berbekal tutorial di youtube dia belajar. Dia bahkan mencari buku les piano kakak diva yang isinya not balok semua untuk diliat2, walo ga paham itu artinya apa tapi dia berusaha cari jalan dan menunjukkan sedikit demi sedikit progres hasil belajar mandirinya itu.

Memang baru 3 hari, tapi ini kegiatan yang dilakukannya tanpa dorongan dari ibu. Panggilan untuk bermain piano sebaik bangun tidur itu datang dari dalam dirinya. Ibu bisa merasakan semangat dari dalam itu muncul, hal itu bikin ibu bersyukur, sekaligus berharap, semoga Aliyah menemukan kebahagiaan dan rasa haus dalam belajar piano, seperti rasa hausnya ketika belajar menggambar.

 

Aliyah belajar piano pakai aplikasi

#homeschooling_journey
#aliyah9yo